APAKAH KITA SUDAH MENGENAL DIRI SENDIRI?
Nama : Suryaningsih (16518882)
Kelas : 1PA10
BAHASA INDONESIA
Pada tulisan ini saya akan membahas tentang "Mengenali Diri Sendiri"
Selain menari saya juga senang berwirausaha, bagi saya itu sangat menyenangkan saat kita bisa menghasilkan uang sendiri walau hasilnya tidak seberapa tapi saya menjadi bangga pada diri sendiri. Bisnis yang sedang saya jalani sekarang yaitu produk skincare dan dompet atau tas. Jadi saya pun harus membagi waktu antara kuliah dan mengurus online shop saya.
Saat SMA pun saya senang menjalankan danus dengan menawarkan jenis makanan ke warga sekolah.
Kelas : 1PA10
BAHASA INDONESIA
Pada tulisan ini saya akan membahas tentang "Mengenali Diri Sendiri"
Disaat kita bisa memberi penilaian terhadap diri orang lain, belum tentu kita bisa mengenali diri kita sendiri dengan baik. Maka, kita harus bisa mengenali siapa diri kita sesungguhnya dan apa yang diri kita inginkan. Mengenali diri sendiri menurut saya pribadi adalah bagaimana kita mengukur seberapa dalam kita menilai dan mengenali diri kita sendiri. Berikut ini saya akan mendeskripsikan diri saya sendiri.
Perkenalkan, Nama saya Suryaningsih. Saya adalah seorang perempuan yang lahir di Bogor, 11 Nopember 1999. Saya anak pertama dari tiga bersaudara. Saya memiliki dua adik perempuan. Secara fisik, sejak kecil saya bertubuh kecil, berkulit sawo matang, berambut panjang warna hitam dan orang-orang sering berkata jika saya mirip orang india karena alis saya yang tebal. Saat kecil saya senang bermain dan mengaji bersama teman-teman rumah. Dulu setiap hari kami bisa menghabiskan waktu bersama sampai dicari oleh orang tua masing-masing karena tidak ingat waktu ketika sudah bermain. Tapi, menurut saya masa kecil yang telah saya lewati merupakan pengalaman paling indah dan berharga dalam hidup ini.
Sejak kecil saya anak yang pemalu dan tidak banyak bicara. Saya akan tertutup kepada orang baru yang ingin mengenal diri saya tapi saya bukan orang yang sangat menutup diri. Saya hanya tidak ingin berinteraksi terlalu jauh terhadap orang yang tidak saya kehendaki jadi diri ini akan memberi batasan yang wajar untuk orang tersebut. Namun, semakin tumbuh dewasa sikap pemalu itu mulai hilang tergantikan oleh sikap yang lebih percaya diri, terbuka dan ceria. Perubahan diri dapat berubah saat berpikir bahwa saya tidak bisa terus menerus bersikap yang membuat diri saya menjadi manusia yang tidak berkembang. Karena, saya yakin bahwa kenyamanan itu akan tercipta pada pribadi saya yang baru. Terbukti, saya sangat menikmati hari-hari bersama orang lain tanpa merasa takut jika mereka ingin dekat dengan saya.
Saya pun orang yang sangat bersemangat untuk mencapai keinginan yang telah saya targetkan. Selain itu saya diajarkan untuk tidak menjadi anak manja walau di beberapa waktu saya bisa sangat manja kepada kedua Orang Tua saya. Selain itu, saya juga mudah tersinggung terhadap ucapan orang lain, maka pikiran saya akan kacau jika ada orang yang mengatakan hal buruk tentang saya. Saya pun merupakan tipe orang yang tidak enak hati untuk berlaku sesuka saya karena itu merupakan hal yang tidak baik bagi diri saya. Saya akan merasa sangat egois karena tidak memikirkan perasaan mereka. Awal mula sikap tersebut karena sejak kecil Ibu saya selalu meminta kepada teman saya untuk melaporkan kepadanya jika saya telah bersikap tidak baik atau mengganggu mereka. Maka, sampai sekarang saya akan mengingat perkataan Ibu jika saya akan berbuat tidak baik terhadap orang lain. Pada dasarnya manusia memang harus saling menghargai dan menyayangi.
Kepribadian saya yang percaya diri dan berani pun membawa saya untuk aktif berorganisasi di Sekolah. Dari berada d tingkati SMP hingga SMA. Saya pasti ikut dalam keanggotan OSIS. Karena, saya berpikir jika saya aktif di luar kelas akan banyak pengalaman yang akan didapat selain bidang akademik yang hanya didapat teman saya dikelas. Dengan saya berorganisasi, ilmu saya tidak hanya dari kelas tapi saya dapat banyak pelajaran di dunia luar.
Bicara mengenai organisasi, saat itu Pramuka sekolah saya ingin mengadakan perlombaan Pramuka tinggat penggalang SD dan SMP SEJABODETABEK. Saat itu saya pun termasuk dalam keanggotannya dan dipercaya untuk menjadi Ketua Pelaksana dalam kegiatan tersebut. Awalnya saya merasa tidak mampu karena ini merupakan acara besar tapi atas dukungan Orang Tua dan teman-teman akhirnya saya menerima permintaan tersebut. Pada proses kegiatan tersebut banyak sekali hal yang saya dapat dari mulai manajemen waktu seperti dimana waktunya untuk belajar dan waktunya untuk berkegiatan, membangun interaksi dengan orang lain, menghormati orang lain, berinteraksi dengan orang-orang penting karena harus mengurus perizinan, menghargai orang lain dan masih banyak lagi.
Hobi saya yaitu menari tradisional, menurut saya belajar menari itu sangat menyenangkan karena dalam tarian itu sendiri terdapat makna yang mendalam dan saya bisa mengekpresikan yang dirasakan melalui gerakan. Menari pun membuat hati sangat senang,tubuh menjadi sehat karena menggerakkan seluruh anggota badan. Pengalaman tari yang paling mengesankan bagi saya saat mengikuti lomba tari dan mengisi acara Hari Pendidikan di Kantor Bupati bersama 100 Penari.
Selain menari saya juga senang berwirausaha, bagi saya itu sangat menyenangkan saat kita bisa menghasilkan uang sendiri walau hasilnya tidak seberapa tapi saya menjadi bangga pada diri sendiri. Bisnis yang sedang saya jalani sekarang yaitu produk skincare dan dompet atau tas. Jadi saya pun harus membagi waktu antara kuliah dan mengurus online shop saya.
Saat SMA pun saya senang menjalankan danus dengan menawarkan jenis makanan ke warga sekolah.
Saat ini saya sedang menuntut ilmu di salah satu perguruan tinggi daerah Depok yaitu Universitas Gunadarma dengan Jurusan Psikologi. Saya masih menginjak semester satu atau disebut Mahasiswa Baru. Awal mula kenapa saya bisa ada di kampus tersebut memang sangat menyedihkan. Dengan menjadikan rencana serta pilihan terakhir saat saya telah gagal dalam mengikuti segenap rangkaian masuk Perguruan Tinggi Negeri, mengharuskan saya memilih keputusan untuk kuliah di kampus swasta. Hal ini tidak menjadi masalah besar untuk diri saya selama saya niat untuk menuntut ilmu dan percaya bahwa masa depan seseorang tidak di lihat dari mana kita berada, karena yang terpenting adalah kualitas diri dari manusia itu sendiri.
Jika mengingat bagaimana saya berjuang untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri itu sangat membuat hati saya sedih dan mengingat betapa tidak beruntungnya diri ini untuk berada di Universitas yang saya impikan semenjak masuk Sekolah Menengah Atas. Ketika saya berjuang dengan sungguh-sungguh, menghabiskan waktu saya untuk belajar tapi takdir tidak berkehendak untuk saya, saya hanya bisa bersyukur dan intropeksi diri. Sebab, faktor kegagalan itu sendiri salah satunya dari saya sendiri.
Selama menjalani perkuliahan, pemikiran mengenai PTN tidak lagi mengganggu dalam pikiran saya karena menjalani dengan hati. Hati yang ikhlas akan membuat hidup ini terasa tenang. Rasa ikhlas itu yang membuat saya lebih mudah menerima semuanya serta niat dalam diri saya untuk mendapat ilmu pada jurusan yang sangat saya impikan sejak SMA yaitu Jurusan Psikologi.
Awalnya saya tidak diizinkan untuk memilih jurusan ini karena Orang tua saya ingin saya mengambil jurusan kesehatan karena saya dari jurusan IPA. Jika saya ingin lintas jurusan pun saya harus memilih jurusan Perbankan atau Akutansi. Tapi berjalannya waktu dan keadaan yang membuat mereka berubah pikiran akhirnya saya diperbolehkan untuk mengambil jurusan yang saya minati. Pada tingkat satu ini saya menikmati menjadi anak Psikologi, saya belajar hal-hal baru dan merasa tertantang karena di SMA setiap hari bertemu hitungan. Namun, sekarang saya harus banyak membaca dan menghafal. Itu sangat menyenangkan.
Cita-cita saya saat kecil menjadi Dokter Bedah, namun semua itu hanya khayalan anak kecil yang hanya tahu profesi Dokter, Polisi atau Guru. Semenjak SMA saya ingin menjadi seorang Psikolog atau HRD. Jika saya sudah menjadi Sarjana dan ada rezeki saya ingin membuka Biro Psikolog secara Offline atau Online. Aamiin
Saya berharap semua impian yang telah saya catat di '100 Mimpi' dapat terwujudkan.
Untuk kalian semangat dalam menjalani kehidupan ini, lakukan segala hal dengan hati yang Ikhlas. Yakin atas apa yang akan di capai dan terpenting adalah berdoa.
Terimakasih telah membaca, semoga tulisan ini bermanfaat.
#Sabtulis
#Sabtulis

Komentar
Posting Komentar