BIOGRAFI TENTANG DIRI SENDIRI

NAMA : SURYANINGSIH
NPM : 16518882
KELAS : 1PA10

FAKULTAS PSIKOLOGI
JURUSAN PSIKOLOGI 
UNIVERSITAS GUNADARMA
TAHUN 2018/2019
----------------------------

Biografi adalah kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang. Sebuah biografi lebih kompleks daripada sekadar daftar tanggal lahir atau kematian dan data – data pekerjaan seseorang, biografi juga bercerita tentang perasaan yang telibat dalam mengalami kejadian-kejadian tersebut.
Tujuan penulisan biografi adalah untuk memberikan informasi kepada orang lain tentang seseorang.  Baik itu berupa kehidupan pribadinya, cita-cita, perjuangan atau kejadian atau peristiwa penting yang terjadi dalam kehidupannya.

Contoh Biografi tentang diri sendiri :
Perkenalkan nama saya Suryaningsih, lahir di Bogor, 11 Nopember 1999. Saya anak pertama dari tiga bersaudara , buah dari pasangan Subandi Sani dan Kurnia Aisah. Sejak kecil aku dipanggil dengan nama Ening. Aku terlahir dari keluarga sederhana. Dahulu ayahku seorang Karyawan Swasta namun sekarang bekerja sebagai Buruh karena usianya yang semakin tua, sedangkan Ibuku bekerja sebagai Wiraswasta. Sejak kecil kedua orang tua sudah mengajarkan aku tentang cara beribadah, bersyukur , jujur dan disiplin walau dahulu aku sangatlah manja dan cengeng sehingga apa yang aku inginkan harus dituruti.

Ketika berumur 5 tahun, aku mulai bersekolah di Taman Kanak-Kanak Kenari di Cibinong. Di sana saya sangat senang karena bisa bertemu teman-teman baru dan guru TK yang penyayang. Saat TK aku sering terlambat masuk jam kelas karena jarak rumah dan sekolah cukup jauh sehingga tak jarang aku dan Ibuku ditegur oleh Ibu Guru. Setelah lulus dari TK aku masuk Sekolah Dasar di SDN Cibinong 02, Saat kenaikan kelas aku pernah mendapatkan peringkat 3 besar atau peringkat 5 besar dikelas. Sejak kecil aku bercita-cita menjadi seorang Dokter Bedah karena saat itu aku ingin membantu orang-orang banyak. Aku melewati banyak hal pada masa Sekolah Dasar yaitu senangnya bertemu teman kelas yang asik, sedihnya mempunyai konflik dengan sahabat, belajar berjualan pada kelas 5-6 SD. Saat kelas 5 SD aku pernah di asuh oleh Guru TK yang selalu memperhatikan dan menyayangi aku sejak masa Taman Kanak-Kanak karena pada saat itu beliau belum dikaruniai seorang anak, maka beliau sering memintaku untuk menginap selama 3 bulan dan pulang kerumah setiap Sabtu-Minggu. Jujur saja, sejak saat itu aku sering merindukan Ibu dan Rumahku. Tidak bertemu dengan Ibu sangat membuatku sedih walau ia sering menjengukku. Saat menduduki Sekolah Dasar aku merupakan anak yang pendiam,pemalu,mudah tersinggung,dan takut jika berbuat kesalahan sehingga aku pernah dimanfaatkan oleh sahabatku sendiri.

lalu melanjutkan pendidikan di SMPN 01 Citeureup. Ketika menginjak bangku SMP aku pun pernah mendapatkan peringkat 3 besar dan masuk peringkat 10 besar dikelas karena kedua orang tuaku selalu memberi motivasi untukku agar selalu bersungguh-sungguh dalam pembelajaran. Di SMP pun aku senang berjualan makanan ibuku. Awalnya sempat malu namun aku menikmatinya. Saat SMP kelas 2 (kelas 8) aku memutuskan diri menjadi anak yang periang, percaya diri walau masih cengeng dan tidak enak hati dengan orang lain. Ketika di bangku SMP selain mengikuti pembelajaran akademik akupun mengikuti kegiatan non akademik seperti OSIS, Languange Club dan Seni Tari. Aku mengikuti languange club karena ingin bisa berbahasa inggris sebab aku tidak fasih berbahasa inggris dan mengikuti seni tari karena hobi sehingga aku pernah mengikuti lomba Tari Se- jabodetabek.

Setelah lulus SMP aku melanjutkan ke SMAN 1 Citeureup. Saat menginjak kelas X aku mengikuti kegiatan Ekstrakulikuler Pramuka disanalah aku memiliki banyak pengalaman organisasi selain di OSIS SMAN 1 Citeureup. Pramuka mengajarkan saya tentang kepemimpinan,kebersamaan, menghargai orang lain, sopan santun, dan kekeluargaan yang tidak saya dapat di kelas. Namun, dampak dari seringnya ikut kegiatan saya sering pulang malam sehingga membuat orang tua khawatir walau sudah percaya saya bisa menjaga diri. Saat SMA aku tidak pernah mengikuti lomba tapi aku pernah mengikuti kegiatan pelatihan pendidikan karakter untuk melatih kepemimpinan dan menjadi Ketua Pelaksana pada acara lomba Se-Jabodetabek di Sekolah serta Wakil/Juru Adat Pramuka SMAN 1 Citeureup.
Kisah menyedihkan pada masa SMA pun saya rasakan saat membuat Orang tua kecewa karena, tidak mendapatkan Perguruan Tinggi Negeri. Namun, mereka tidak pernah menyalahkan saya sedikitpun mereka selalu mendukung dan mendoakan yang terbaik untuk saya terutama Ibuku yang sangat mengerti karena beliau yang mengikuti perjalananku untuk berjuang mendapatkan PTN. Aku bersyukur telah diajarkan kebaikan sejak kecil sehingga aku tidak ingin berlarut dengan kekecewaan dan terus mengevaluasi diri sendiri atas kegagalan itu.

Saat ini saya sedang menjalani pendidikan semester satu di Universitas Gunadarma, salah satu kampus di daerah Depok. Saya mengambil jurusan Psikologi karena sejak kelas 11 sudah berminat dengan ilmu Psikologi meski sebelumnya Orang tua tidak setuju karena Ibu ingin saya mengambil Akutansi/Perbankan dan Ayah ingin dibidang kesehatan karena saya dari Jurusan Ipa dan pada akhirnya saat tidak diterima di PTN saya diizinkan untuk mengambil jurusan yang saya minati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UPACARA ADAT PERNIKAHAN ADAT SUNDA

DAMPAK KEBUDAYAAN ASING TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT

Jeritan Terpendam Dalam Hati