Resolusi 2019 -FASE BARU-

Hello 2019!
Sore ini langit tengah menumpahkan perasaannya kepada bumi. Bumi tak menolak kedatangannya,  ia menerimanya dengan hati walau tak ada kepastian akan datangnya pelangi. Bagaikan kita menyambut tahun baru dengan fase baru dalam hidup walau tak tahu akan ada kejutan apa disetiap langkahnya yang diharapkan agar berakhir baik sesuai target. Fase baru dalam hidup guna untuk memperbaiki kehidupan yang lebih baik lagi.

Tahun baru identik dengan harapan-harapan baru yang ingin dicapai oleh setiap orang. Dimana manusia memasuki fase baru dalam hidupnya terkecuali mereka yang terbelenggu atas masa lalu dan zona nyaman yang telah tercipta. Membuat resolusi bukan hanya di ucap namun harus terealisasikan. Resolusi tentu bukan ajang pencitraan agar terlihat lebih baik tapi datang dari hati untuk menjadi lebih baik.

Mendekati akhir tahun saya sudah membuat resolusi untuk diri saya di 2019. Tentu dengan harapan tinggi agar semua dapat terlaksana dan bermanfaat untuk diri sendiri. Sebelum membuat catatan revolusi saya memikirkan dengan matang apa yang harus saya perbaiki untuk kebaikan kedepannya, bukan hanya resolusi yang diulang ulang setiap tahunnya. Itu monoton dan tak ada kemajuan. Sebab,  saya butuh sesuatu yang baru. Hal-hal baru yang akan membuat saya akan bersyukur karena telah melakukan pencapaian tersebut. Resolusi saya tentu tak dapat saya sebutkan satu-persatu tapi Perubahan yang sangat ingin saya perbaiki seperti pandangan hidup agar lebih realistis terhadap suatu keadaan, mengexplore kemampuan dalam diri serta memperbanyak pahala dengan bermanfaat bagi orang lain. Selain membuat diri sendiri bangga, membahagiakan orang lain itu penting karena kebahagiaan itu sifatnya menular. Memang betul,  kita tidak bertanggungjawab atas kebahagiaan orang lain tapi bukankah suatu kebanggaan bila kita bisa membantu seseorang melupakan kesedihannya.

Maka,  untuk mencapai resolusi yang telah direncanakan saya harus meminimalisir aktivitas yang kurang baik serta lebih banyak mencari pengalaman di luar sana. Sebab, fase baru sudah harus di mulai. Semoga Tuhan akan memberi kesempatan untukku mencapai resolusi tersebut. Dari semua yang sudah direncanakan, Tuhan yang mengatur segalanya.

#Sabtulis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UPACARA ADAT PERNIKAHAN ADAT SUNDA

DAMPAK KEBUDAYAAN ASING TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT

Jeritan Terpendam Dalam Hati